Hangyul BAE173 Resmi Tinggalkan PocketDol Studio Setelah 10 Tahun Mengabdi.

Hangyul BAE173 Resmi Tinggalkan PocketDol Studio Setelah 10 Tahun Mengabdi.

Kabar mengejutkan sekaligus melegakan datang dari industri hiburan Korea Selatan, di mana Lee Hangyul, anggota populer dari boy group BAE173, dipastikan akan mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan agensi yang telah menaunginya selama satu dekade, PocketDol Studio. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang Hangyul bersama agensi tersebut, yang telah ia rintis bahkan sebelum debut resminya sebagai idola. Berdasarkan pernyataan resmi yang dirilis, kontrak Hangyul akan resmi berakhir pada tanggal 28 Februari mendatang.

PocketDol Studio, dalam pengumuman resminya, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas loyalitas Hangyul selama sepuluh tahun terakhir. Pihak agensi menyatakan bahwa mereka telah berbagi perjalanan yang sangat berarti bersama, menyaksikan pertumbuhan satu sama lain dari masa trainee hingga menjadi bintang global. Agensi memuji dedikasi serta gairah Hangyul yang tenang namun kuat dalam menghadapi setiap tantangan selama masa kontraknya. Meskipun kerja sama secara administratif akan segera berakhir, PocketDol Studio menegaskan bahwa mereka akan tetap memberikan dukungan tulus bagi langkah-langkah baru dan tantangan yang akan diambil Hangyul di masa depan.

Hal yang paling mencuri perhatian publik adalah pernyataan pribadi dari CEO Kim Kwang Soo. Dalam industri K-Pop, sangat jarang bagi seorang CEO agensi besar untuk secara pribadi memberikan pesan yang menyentuh hati saat seorang artis meninggalkan perusahaan. Kim Kwang Soo menyatakan bahwa Hangyul selalu setia berdiri di sisi perusahaan, baik dalam masa jaya maupun masa sulit, dalam suka maupun duka. Baginya, Hangyul bukan sekadar artis, melainkan rekan, teman, bahkan sudah dianggap seperti adik kandungnya sendiri. Kim Kwang Soo mengakui bahwa selama 41 tahun pengalamannya mengelola banyak artis, sangat jarang ia menemukan sosok yang memiliki ketulusan dan keteguhan hati seperti Hangyul. Ia memberkati jalan baru yang akan ditempuh Hangyul dengan penuh kasih sayang.

Untuk memahami betapa signifikan pengabdian 10 tahun ini, kita harus menilik kembali perjalanan karier Hangyul yang penuh liku. Hangyul telah tumbuh bersama agensi tersebut sejak masa remajanya sebagai trainee. Ia pertama kali menyapa publik pada tahun 2017 melalui debutnya bersama grup IM. Meskipun grup tersebut tidak mendapatkan kesuksesan besar, Hangyul tidak menyerah dan terus mencoba peruntungannya melalui program survival. Ia menarik perhatian publik secara luas setelah menempati peringkat ke-13 dalam ajang KBS2 "The Unit", sebuah kompetisi untuk idola yang ingin mendapatkan kesempatan kedua.

Puncak popularitasnya terjadi saat ia mengikuti program Mnet "PRODUCE X 101" pada tahun 2019. Melalui bakat menari yang luar biasa dan visual yang menawan, ia terpilih menjadi anggota final dan debut bersama grup proyek X1. Sayangnya, akibat skandal manipulasi voting yang melibatkan produser acara tersebut, X1 terpaksa dibubarkan secara prematur, meninggalkan luka mendalam bagi para penggemar dan anggotanya. Pasca pembubaran X1, Hangyul tidak berhenti. Ia membentuk unit duo bernama H&D bersama rekan satu grupnya, Nam Dohyon, sebelum akhirnya secara resmi debut sebagai anggota inti BAE173 pada 19 November 2020.

Selama bersama BAE173, Hangyul dikenal sebagai pilar grup yang memberikan stabilitas dan karisma di atas panggung. Ia juga sempat membawa grupnya berkompetisi dalam acara "Peak Time" di JTBC, yang bertujuan untuk mengangkat kembali nama grup-grup yang kurang beruntung namun memiliki talenta besar. Kerja keras Hangyul yang seolah tidak pernah habis ini membuatnya dijuluki sebagai "pejuang survival show" oleh para penggemar K-Pop.

Menariknya, reaksi para penggemar terhadap berita kepergiannya justru dipenuhi dengan ucapan selamat. Banyak penggemar di komunitas daring seperti TheQoo menyebut keputusan ini sebagai sebuah "pelarian yang sukses" atau "escape". Istilah ini muncul karena reputasi agensi di bawah naungan Kim Kwang Soo yang sering dianggap kontroversial dalam mengelola artis-artisnya di masa lalu. Penggemar merasa bahwa setelah 10 tahun menunjukkan loyalitas tanpa batas, Hangyul pantas mendapatkan lingkungan baru yang lebih segar untuk mengeksplorasi potensinya sebagai artis solo maupun dalam kapasitas lainnya.

Saat ini, Hangyul tidak sedang menganggur. Baru-baru ini, ia kembali membuktikan kemampuannya dengan terpilih sebagai anggota final dalam program survival internasional "Starlight Boys". Ia kini sedang menjalani aktivitas promosi bersama grup barunya, POLARIX. Dengan berakhirnya kontrak dengan PocketDol Studio, Hangyul kini memiliki kebebasan lebih besar untuk menentukan arah kariernya, apakah ia akan bergabung dengan agensi baru untuk mendukung aktivitas POLARIX atau fokus pada proyek mandiri lainnya.

Perjalanan 10 tahun Hangyul adalah cerminan dari ketangguhan seorang idola di tengah kerasnya industri hiburan Korea. Dari kegagalan grup pertama, pembubaran grup proyek yang traumatis, hingga terus berjuang di berbagai acara survival, Hangyul telah menunjukkan integritas yang luar biasa. Kepergiannya dari PocketDol Studio bukanlah akhir, melainkan sebuah awal dari babak baru yang lebih menjanjikan bagi pria kelahiran 1999 ini. Penggemar di seluruh dunia kini menantikan kejutan apa lagi yang akan dibawa oleh Lee Hangyul dalam langkah selanjutnya di industri musik.